Sabtu, 05 Juni 2010

SISI LAIN PEMIKIRAN


Saat pemikiran selalu tertuju pada satu titik yang pasti, kadang kita lupa akan sesuatu yang sebenarnya ada pada sisi lain yang merupakan sebuah kepastian juga.
Hal inilah yang terkadang membuat sebuah kegagalan itu menyakitkan karena kita fokus dan selalu tertuju pada satu titik tanpa mengindahkan sisi lain yang ada di sekitar kita.
Seagai contoh, baik di bangku sekolah ataupun di bangku perkuliahan, kita selalu berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan nilai yang bagus pada salah satu mata pelajaran atau salah satu mata kuliah dengan mempelajari buku-buku pedoman yang telah ada dan atau di siapkan atau di tentukan oleh para pengajar. Nah, karena kita hanya terfokus dan terpaku pada satu titik (yaitu, mendapatkan nilai) tanpa melihat sisi lain (pelajaran dan ilmu), kita hanya menurut dan berusaha semaksimal mungkin menghafal setiap kata yang ada pada buku yang sudah di tentukan tersebut. Padahal, masih banyak buku-buku lain yang membicarakan tentang satu mata pelajaran/kuliah (misalnya) yang kita kompetisikan untuk mendapatkan nilai. Pada saat kita telah berusaha tetapi kenyataannya kita gagal, maka rasa kecewa dan marah pada pelajaran/mata kuliah tersebut (termasuk pengajarnya) akan muncul dan membesar seperti gelindingan bola salju.
Seandainya dari awal kita mempelajari salah satu mata pelajaran/kuliah tersebut dengan mengenyampingkan kompetisi nilai yang ada dan hanya berharap pada ilmu yang ingin di peroleh. Maka, baik ada atau tidak ada buku-buku yang sudah ditentukan, kita dengan spontanitas akan mencari buku-buku yang terkait dengan mata pelajaran/kuliah tersebut dan memperlajari serta memahami isinya dengan baik tanpa harus menghafalkan setiap kata di dalam buku tersebut. Nah, ketika kita gagal dalam mendapatkan nilai yang diinginkan, maka tidak ada rasa kecewa yang begitu besar yang akan muncul dalam diri.

Nah, bagi teman-teman pembaca blog ini, belajarlah menggunakan otak dan akal kalian untuk berpikir dua sisi, karena memang kehidupan ini di ciptakan saling berpasangan dan itu adalah suatu kepastian dan suatu hal yang mutlak adanya.

Bedakan antara fokus dan konsentrasi, fokus yaitu suatu tindakan menyatukan pikiran dalam satu pemikiran. Sedang konsentrasi yaitu suatu tindakan menyatukan pemikiran dalam satu pikiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar